PERPUSTAKAAN POLITEKNIK ENERGI DAN PERTAMBANGAN BANDUNG

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of STUDI PENGARUH GRINDABILITY LIMESTONE TERHADAP EFEKTIVITAS HAMMER MILL DI PT SOLUSI BANGUN INDONESIA Tbk
Penanda Bagikan

Text

STUDI PENGARUH GRINDABILITY LIMESTONE TERHADAP EFEKTIVITAS HAMMER MILL DI PT SOLUSI BANGUN INDONESIA Tbk

MUHARAM, Sahrul - Nama Orang;

PT Solusi Bangun Indonesia Tbk memiliki tambang (quarry) limestone (batu gamping) yang merupakan sumber daya alam berupa batugamping. Proses pengambilan batugamping umumnya dimulai dengan melakukan survei area yang akan ditambang untuk menentukan lokasi yang tepat dengan kualitas yang diinginkan perusahaan. Setelah lokasi ditentukan, langkah selanjutnya adalah melakukan proses peledakan (blasting) guna memecahkan material limestone (batugamping) menjadi berkeping-keping yang lebih mudah diangkut dan diolah. Setelah proses peledakan, batugamping yang telah terpecah akan diangkut menuju hopper. Hopper adalah sebuah alat yang digunakan untuk menampung dan mengalirkan material secara teratur. Di dalam hopper, batugamping akan dihancurkan (crushing) menjadi ukuran yang lebih kecil sesuai dengan kebutuhan. Setelah dihancurkan, batugamping yang telah diproses akan ditampung dalam stockpile. Stockpile adalah area penyimpanan sementara untuk batu gamping sebelum dipindahkan atau diolah lebih lanjut menjadi semen. Penelitian ini dilakukan dikarenakan pada proses pengolahan bahan baku batugamping sering terjadinya permasalahan pada hammer mill disebabkan material yang memiliki grindability tinggi (sulit untuk di crushing). Saat ini PT Solusi Bangun Indonesia Tbk memiliki 2 tambang batugamping yaitu dari Sijebi dan Kamuning. Kedua tambang batugamping tersebut memiliki grindability yang berbeda. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik mineral limestone baik dari tambang Sijebi dan Kamuning dengan berfokus pada tingkat grindability limestone, melakukan analisis komponen-komponen Hammer Mill yang sering terjadi permasalahan, serta mengetahui pengaruh grindability limestone terhadap efektivitas kerja dari Hammer Mill di PT Solusi Bangun Indonesia Tbk.
Penelitian dilakukan dengan menggunakan sampel batugamping baik dari tambang Sijebi dan tambang Kamuning. Adapun yang dapat menyebabkan material/batuan menjadi keras yaitu kandungan senyawa dan kandungan mineral yang ada didalam material/batuan tersebut, maka untuk mengetahui kandungan senyawa dan kandungan mineral didalam material/batuan dilakukan pengecekan X-Ray Diffraction (XRD) dan pengecekan X-Ray Fluorescence (XRF). Kandungan moisture dihitung dari hasil berat awal material/batuan sebelum dioven dan berat akhir material/batuan sesudah dioven. Nilai grindability dihitung dari hasil persentase yang tidak lolos dari saringan 45 mikron. Data permasalahan pada hammer mill didapatkan dari rekap data dari januari 2023 hingga desember 2023. Setelah seluruh data didapatkan kemudian dilakukan pengolahanan data. Hasil penelitian menunjukkan ketika total permasalahan dan total waktu perbaikan dikaitkan, kerusakan, trip dan pemeliharaan, kerusakan memiliki 5 permasalahan dan trip memiliki 17 permasalahan, namun 5 kerusakan memiliki waktu perbaikan yang lebih lama dibandingkan 17 trip memiliki waktu perbaikan yang lebih singkat. Kerusakan pada hammer mill memiliki 5 permasalahan, 3 kerusakan disebabkan masuknya material/batuan dari tambang Sijebi dan 2 kerusakan disebabkan masuknya material/batuan dari tambang Kamuning. Namun, dari 2 kerusakan memiliki waktu perbaikan lebih lama dibandingkan 3 kerusakan yang memiliki waktu perbaikan lebih singkat. Trip (mematikan sementara) pada hammer mill memiliki 17 permasalahan yang disebabkan masuknya boulder (material/batuan yang memiliki ukuran besar). Secara umum masuknya boulder (material/batuan yang memiliki ukuran besar) bersumber dari tambang Sijebi, menyebabkan hammer mill harus dimatikan sementara dan mengangkat boulder tersebut agar tidak menghambat proses crushing.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi REF 669 MUH s
TA0221
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
REF 669 MUH s
Penerbit
Bandung : PEP Bandung; 2024., 2024
Deskripsi Fisik
xi, 53 hlm.; 29.5 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
REF 669
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Tugas Akhir
Teknologi Metalurgi
Info Detail Spesifik
D3 - Teknologi Metalurgi 2021
Pernyataan Tanggungjawab
Sahrul Muharam
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN POLITEKNIK ENERGI DAN PERTAMBANGAN BANDUNG
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?