Text
ANALISIS DAYA DUKUNG MATERIAL TIMBUNAN DI JALAN BANJARBARU PIT CENTRAL PT SAPTAINDRA SEJATI, JOBSITE ADARO MINING OPERATION (ADMO) KABUPATEN TABALONG, KALIMANTAN SELATAN
Analisis daya dukung material timbunan jalan dilakukan di Jalan Banjarbaru Pit Central, PT Saptaindra Sejati, Jobsite Adaro Mining Operation (ADMO), Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selantan. Dalam menunjang kegiatan penambangan, dibutuhkan penunjang sarana salah satunya yaitu jalan. Fakta di lapangan yaitu masih ditemukan jalan yang undulating sementara kualitas permukaan jalan angkut harus diperhatikan dengan baik. Berdasarkan hasil uji California Bearing Ratio (CBR) lapangan menggunakan clegg hammer, didapatkan masih terdapat 11 titik yang memiliki nilai CBR di bawah standar dari total 29 titik pengujian. Namun, belum adanya perencanaan penimbunan jalan menyebabkan sulit untuk mengidentifikasi sifat material yang dibutuhkan. Maka, penelitian ini dilakukan agar dapat menentukan material yang baik untuk penimbunan. Analisis dilakukan dengan pemodelan deformasi menggunakan aplikasi Phase 2. Selain itu, dilakukan plotting data pada grafik CBR untuk mengetahui rekomendasi tebal lapisan timbunan jalan berdasarkan beban alat maksimum dan nilai rata-rata CBR. Unit terberat yang melintas di Jalan Banjarbaru adalah Dump Truck Caterpillar 789 dengan berat unit muatan sebesar 324.318 kg. Berdasarkan hasil plotting pada grafik CBR, didapatkan rekomendasi tebal lapisan timbunan minimum yaitu 9 inch dengan rata-rata nilai CBR 63%. Kemudian, setelah dilakukan pemodelan deformasi didapatkan bahwa hasil deformasi paling kecil terjadi pada material UMC3F yaitu sebesar 16 cm. Adapun spesifikasi material UMC3F yaitu memiliki nilai modulus young sebesar 1552,86 kPa dan nilai UCS sebesar 3708,67 kPa
Tidak tersedia versi lain